Please contact :

twitterfacebookemail

Pages

Minggu, 24 Maret 2013

Budidaya Jahe Merah

Kami membantu pemasaran UPBS dan menyediakan bibit untuk skala besar, minimal pemesanan 100 kg harga nego, prangko Bogor. Barang bisa diantar ke tempat tujuan dalam ataupun luar Jawa. Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghub. Hendy HP. 085695050165; 085215432174; PIN BB 25A4FF8F

Potensi bisnis jahe merah semakin mendapatkan tempat di mata konsumen. Meski khasiat jahe sudah dikenal sejak bertahun-tahun yang lalu, trend produksi obat herbal turut memberikan andil populernya olahan dari jahe. seperti yang sudah banyak diketahui olahan jahe mampu memberikan efek yang baik bagi tubuh manusia diantaranya menambah stamina dan vitalitas tubuh. Salah satu jenis jahe yang sering dibudidayakan adalah jahe merah atau yang disebut dengan Jahe Sunti. Ciri dari Jahe ini adalah rimpangnya kecil,warnanya kuning kemerahan, seratnya kasar, rasanya sangat pedas dan aroma yang sangat tajam.

Untuk menghasilkan produksi Jahe Merah yang baik diperlukan tanah yang banyak mengandung bahan organik atau humus dan drainase yang baik. Jahe merah sangat cocok ditanam pada daerah yang beriklim sejuk dengan ketinggian 500-100 m dpl. Meski demikian sebenarnya Jahe Merah bisa juga tumbuh dan berkembang pada dataran rendah.
Cara Menanam Jahe Merah

Pada umunya Tanaman jahe diperbanyak secara vegetatif dengan menggunakan rimpang. Sebelum Jahe Merah ditanam terlebih dulu disiapkan lahan dengan membuat bedengan pada lahan yang dibentuk dengan lebar 80 – 100 cm dan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan, jarak antar bedengan 40 – 50 cm. Pada bedengan dibuat alur sedalam 10 – 15 cm sebagai lubang tanam kemudian bibit ditanam sedalam 3 – 5 cm dengan tunas menghadap ke atas. Setelah tanam dapat diberi mulsa jerami, daun kelapa atau daun pisang terutama pada daerah-daerah yang penyinarannya cukup tinggi.

Setelah tanaman Jahe merah ditanam, taham selanjutnya adalah tahap pemeliharaan. Pemeliharaan meliputi penyulaman untuk mengganti tanaman jahe yang tidak tumbuh atau perkembangannya kurang baik. Langkah lain adalah penyiangan tanaman jahe merah,agar tidak terganggu oleh gulma. Penyiangan sangat penting dilakukan pada 3 bulan pertama.

Pada usia satu bulan setelah tanam, pemupukan jahe merah perlu dilakukan dengan pupuk urea dan KCL. Jumlah pemupukan urea 400 kg/ha dan KCL 300 kg/ha. Pada saat usia jahe merah 3 bulan dilakukan pemupukan kembali dengan urea 400 kg/ha.
Panen Jahe Merah

Tanaman jahe umumnya dipanen tua setelah berumur 8 – 10 bulan saat kadar oleoresin optimum ditandai dengan rasa pedas dan bau harum. Khusus untuk jahe gajah bisanya dipanen disesuaikan dengan tujuan pemanfaatannya

Budidaya Jahe Merah Dalam Keranjang

Sumber Gambar: Buku Pintar
I.    VARIETAS : JAHE MERAH LOKAL
II.    LOKASI PENGEMBANGAN
Pada pengembangan desa mandiri pangan Kab. Kampar.
Desa seijalau ke Kampar utara
1.    Desa lubuk sakai ke Kampar kiri tengah
2.    Desa sri palei ke Kampar kiri
3.    Desa tetangga dari tiga desa diatas
III.    KEBUTUHAN BIBIT
1 kotak bibit = 10 kg untuk 60 keranjang
IV.    TEKNIS BUDI DAYA JAHE MERAH POLA KERANJANG
A.    BARANG PRODUKSI
1 kotak bibit = 10 kg
1.     60 buah keranjang jeruk (BRASTAGI)
2.     30 gerobak tanah hitam subur
3.     10 karung besar pupuk kandang sapi/kerbau
4.     10 karung besar sekam padi
5.      Puradan/curater
6.      Pupuk NPK 16:16:16 = 2 kg dan 25:7:7 = 2 kg
7.      Matador zeon
8.      Growmore NPK 10:55.10
9.      ALIKA
10.    Ditane 45
11.    Ridomil gold
12.    Agrep 20 wp
13.    Atonik
14.    Agrodike
15.    Bio kg
16.    Mulsa / plastik
17.    Daun pisang kering
18.    Daun kelapa/kelapa sawit
B.    CARA KERJA
-    Tanah hitam, pupuk kandang, dan sekam dicampur/diaduk rata.
-    Keranjang bagian dalam dilapisi plastik / mulsa setinggi 30-40 cm ( di ikat tali plastik ) bagian bawah keranjang diberikan daun pisang secukupnya.
-    Tanah, pupuk kandang dan sekam yang diaduk di masukkan kedalam keranjang ± 15 cm di berikan 2 sendok NPK 16:16:16 dan 2 sendok puradan/curater, aduk sampai rata.
-    Setelah di isi tanah dalam keranjang kemudian ditutup dengan daun kelapa didiamkan selama 7 hari.
-    Bibit dimasukkan dalam gerobak/baskom di siram dengan air kemudian di pisah-pisahkan minimal untuk rimpay ada 3 mata tunas ( di patahkan dengan tajam )
-    Setelah 7 hari tanah dalam keranjang diaduk/gembur bibit di tanah pada 5 titik tanah usahakan yang besar ditanam pada tengah-tengah keranjang minimal 3 mata tunas
-    Bibit yang tersisa ditanam/semaikan ditanah sebagai pengganti bibit yang tidak tumbuh/rusak
-    Setelah ditanam dibiarkan selama 20 hari
-    Penanaman dianjurkan pada lahan terbuka atau tidak boleh di bawah  pohon rindang dan hindari dari lahan rawan banjir.
-    C.    PEMUPUKAN DAN PENGOBATAN/ PEMELIHARAAN
1.        BULAN KE I
•    20 hari setelah tanam di semprot dengan Atonik (ZPT) I tangki 15 liter air  di berikan 5 tutup botol Atonik, untuk 30 keranjang yang disemprotkan   rata ketanaman dan tanah.
•    5 hari setelah itu (25 hari) disemprot dengan insektisida Matador zeon dengan takaran 1 tengki 15 liter air diberikan 2 tutup botol untuk 60 keranjang, disemprotkan rata ketanaman dan tanah
•    Umur 30 hari di ulangi penyemprotan dengan Atonik Seperti dosis di atas (umur 20 hari)
•    Penyemprotan di lakukan pagi hari sampai dengan jam 10.00 wib dan kalau sore di lakukan setelah jam 16.00 wib.
2.        BULAN KE II
•    Hari ke 7 penyemprotan pupuk Growmore NPK 10:55:10, 1 tangki 15 liter air di aduk dengan 4 sendok makan Growmore untuk 30 keranjang yang disemprotkan rata ketanaman dan banyakkan ketanah.
•    Hari ke 14 ulangi penyemprotan Growmore seperti cara dan dosis diatas
•    Hari ke 21 pengendalian H dan P dengan   (1). Alika 10 ml atau 1 tutup botol, (2). Ditane 45 1 sendok makan, (3). Ridomil gold 25 grm atau1/4 bungkus, (4). Agrep 20 WP 25 grm atau  ½ bungkus, (4). macam obat obatan diatas diaduk raya dengan air 1 tangki  15 ltr Air untuk 60 keranjang disemprot rata ketanaman dan tanah.
•    Hari ke 28 diulangi penyemprotan Gowmore NPK 10:55:10 seperti hari ke 7 diatas.
3.        BULAN KE III
•    Hari ke 5 penyemprotan pupuk Agrodik, 1 tengki 15 liter air, dimasukkan 2 sendok makan Agrodik untuk 30 keranjang, penyemprotan rata ke tanaman dan tanah.
•    Hari ke 25 lakukan penyemprotan Agrodik seperti dosis diatas.
•    Hari ke 25 ulangi penyemprotan Agrodik seperti dosis diatas.
•    Pada bulan ke II/ke III apabila umbi mulai tampak di permukaan lakukan penambahan tanah agar umbi tertutup kembali
4.        BULAN KE IV
•    Lakukan penambahan tanah dalam keranjang setinggi menjadi 25 cm. Seperti pengolahan/pencampuran tanah saat menanam (tanah+pupuk kandang+sekam padi) ditambah dengan pupuk NPK 25:7:7 = 1 kg dan puradan ½ kg
•    Setelah diaduk rata didiamkan selama 5 hari baru di masukkan ke keranjang setinggi 25 cm.
•    Hari ke 7 lakukan penyemprotan dengan Bio kg dimana 1 tengki 15 liter air di caampur dengan tutup botol Bio kg untuk 60 keranjang
•    Hari ke 14 lakukan pengendalian HTP Seperti dosis bulan ke II hari ke 21.
•    Hari ke 20 pemupukan Agrodik Seperti dosis bulan III hari ke 5
5.        BULAN KE V
•    Hari ke 1, lakukan penyemprotan Bio kg Seperti dosis dan cara hari ke 7 bulan ke IV.
•    Hari ke 10 pemupukan dengan Agrodik = 2 sendok makan dan Growmore NPK 10:55:10 = 2 sendok makan untuk 1 tengki 15 liter air untuk 60 keranjang
•    Hari ke 15,  apabila pada tanaman ada gejala penyerangan penyakit lakukan penyemprotan H&P Seperti dosis hari ke 21 bulan ke I.
•    Hari ke 20 ulangi penyemprotan Seperti dosis hari ke 10 bulan ke V.
•    Hari ke 25 taburkan puradom di atas permukaan tanah sebanyak dua sendok the pada setiap keranjang.
6.        BULAN KE VI < VII .  jahe mulai berbunga.
•    Pemangkasan : pangkas batang jahe yang sudah tua apabila sudah terlalu padat.
•    Penimbunan : aduk tanah Seperti dosisdan campuran diatas di tambahkan tanah menjadi ± 40 cm.
•    Hari ke 15 lakukan penyemprotan H&P Seperti dosis campuran di atas (4 maer obat-obatan)
•    Hari 30 lakukan penyemprotan ajrodoh growamore Seperti dosis dan campuran hari ke 10 bulan ke V.Hari ke 15 bulan VII ulangi penyemprotan ajrodoh growamore Seperti di atas.
•    Hari ke 25 lakukan penyemprotan dengan pupuk 25:7:7: dan takar 2 sedok makan.
•    Pada setiap keranjang yang di campur dengar air secukupnya.
7.        BULAN KE VIII – XII
•    Apabila ada becak-becak kering pada daun tanaman mungkin terserang cendawan,dapat di lakukan penyemprotan dengan score 250 cc. dengan dosis 1 tangki 15 liter air dengan 1 tutup botol score untuk 60 keranjang di semprot ke daun,batang dan tanah.
•    Untuk menjaga kelembaban,bila tanaman jahe terlalu padat dapat di lakukan penjarangan batang dengan memilih batang jahe yang sudah tua untuk di pangkas.
•    Bila batang jahe menguning layu dan batang gampang di cabut.di mana batang tersebut di serang oleh cacing-cacing halus putih perusak buah (nematode) dapat di obati dengan puradan 100 gr di campur dengan 2 gelas air kemudian di masak hingga mendidih kemudian di campur dengan 1 tangki 15 liter air di semprot ke bantang dan daun banyakkan ke tanah .untuk 60 keranjang.

0 komentar:

Poskan Komentar